🌖 Kisah Hikmah Islami Mengharukan
Untukitu, saya kembalikan pepaya Anda dan untuk menebus kesalahan saya, saya hadiahkan pepaya yang baru saya beli di pasar untuk Anda". Hikmah yang bisa diambil dari kisah inspirasi diatas, adalah tentang keikhlasan, kesabaran, kebajikan dan cara pandang positif terhadap kehidupan. Cerita berhikmah islami untuk anak selalu menjadi bahan menarik untuk dibacakan menjelang tidur. Karena itu akan mengasah kemampuan berpikir anak dan termasuk Pendidikan moral yang ditanamkan kepada anak sejak dini. Berikut ini ada beberapa cerita anak islami yang penuh hikmah, mulai dari cerita tentang kebersihan, sedekah, dan cerita lain yang tak kalah menarik untuk disimak. Cerita Berhikmah Islami untuk Anak Menjaga Kebersihan Kebersihan adalah sesuatu yang harus dijaga. Dengan menjaga kebersihan pun, amal ibadah didapatkan. Cerita anak islami tentang kebersihan mengisahkan Ummu Majhan yang sering membersihkan masjid. “Pada zaman Rasulullah SAW ada seorang wanita hitam bernama Ummu Mahjan. Dia selalu menyempatkan diri membersihkan masjid Rasulullah SAW. Suatu hari ketika Rasul sedang ke pemakaman, beliau melihat sebuah kuburan baru. Rasul bertanya, “Kuburan siapa ini, wahai para sahabat?” Mereka yang hadir di situ menjawab, “Ini kuburan Ummu Mahjan, ya Rasulullah.” Rasul SAW langsung menangis begitu mendengar berita tersebut, lalu beliau menyalahkan para sahabatnya, “Mengapa kalian tidak memberitahukan kematiannya kepadaku supaya aku bisa menyalatinya?” Mereka menjawab, “Ya Rasulullah, pada waktu itu matahari sedang terik sekali.” Rasulullah diam saja mendengar jawaban tersebut. Lalu, beliau berdiri dan shalat untuk mayit yang sudah ditanam beberapa hari itu dari atas kuburnya. “Bila ada di antara kalian yang meninggal dunia, beri tahukan kepadaku, sebab orang yang ku shalati di dunia, shalatku itu akan menjadi syafaat di akhirat.” Sesudah berkata demikian, Rasulullah kemudian memanggil Ummu Mahjan dari atas kuburnya. “Assalamualaikum ya Ummu Mahjan! Pekerjaan apa yang paling bernilai dalam daftar amalmu?” Rasulullah SAW diam sejenak. Tak lama kemudian beliau berkata, “Dia menjawab bahwa pekerjaannya membersihkan masjid Rasulullah adalah pekerjaan yang paling bernilai di sisi Allah. Allah Ta’ala berkenan mendirikan rumah untuknya di surga dan dia kini sedang duduk-duduk di dalamnya.” Moral yang dapat dipetik adalah kebersihan adalah sebagian dari iman. Kebersihan dan keasrian masjid mendukung kekhusyukan kaum Muslimin dalam beribadah. Maka, sangat pantas kalau Allah dan Rasul-Nya memberikan pahala yang besar bagi mereka yang membersihkan masjid. Cerita Berhikmah Islami untuk Anak Islami Bersedekah Mengajarkan bersedekah pada anak usia dini memang bukan hal yang mudah, tetapi kamu dapat membiasakan karakter baik ini dengan membacakan cerita anak Islami yang berhubungan dengan sedekah. Cerita anak islami tentang sedekah ini mengisahkan saudagar kaya dan pengemis, Alkisah pada jaman dahulu ada seorang saudagar kaya yang didatangi oleh pengemis. Si pengemis berkata bahwa ia meminta sedekah bagi anak istrinya berupa 10 potong roti, 5 potong daging, dan uang 2 dirham. Saudagar itu mengatakan agar pengemis datang pada waktu setelah dhuhur dan pengemis pun datang untuk menagih janji setelah waktu dhuhur. Ternyata si Saudagar kembali berdalih dan meminta pengemis untuk datang di waktu setelah asar, dan sudah dapat ditebak bahwa setelah waktu ashar tiba, saudagar pun tidak memberikan apa-apa kepada pengemis. Dengan hati kecewa, pengemis pun pulang. Dalam perjalanan pulang, ia bertemu dengan orang lain. Dengan mengiba, pengemis meminta sedekah kepada orang ini dan mengatakan bahwa keluarganya membutuhkan makanan pada hari itu. Tanpa berpikir panjang orang tersebut segera memenuhi kebutuhan pengemis. Dengan hati girang pengemis pun pulang kepada keluarganya. Pada malam itu, si saudagar kaya bermimpi. Dalam mimpinya, ia melihat sebuah istana yang terbuat dari emas, permata, dan batu-batuan berharga. Dalam mimpinya, ia mendengar sebuah suara, bahwa seandainya ia memenuhi permintaan pengemis yang datang ke rumahnya siang tadi maka istana tersebut akan menjadi miliknya, tetapi sekarang justru menjadi milik orang lain. Menyesallah si Saudagar kaya yang menahan hartanya untuk membantu saudaranya sehingga ia urung mendapatkan pahala dari sedekah kepada pengemis itu. Kamu dapat menyisipkan nasehat bahwa sebagai umat muslim, tidak boleh menumpuk-numpuk harta dan harus mau berbagi dengan orang lain terutama orang yang membutuhkan. Sebagai wujud nyata bersedekah, ajaklah si kecil ke panti asuhan atau lembaga sosial lain dan memberi bingkisan kepada mereka. Cerita Berhikmah Islami untuk Anak yang Mengharukan Cerita Semut dan Nabi Kisah-kisah nabi selalu menarik untuk diceritakan pada si kecil. Seperti kisah nabi dan seekor semut ini, Pada suatu hari, ada seorang Nabi dan rombongannya yang sedang melakukan perjalanan ke suatu tempat. Waktu itu hari sedang hujan, mereka memutuskan untuk berteduh di bawah sebuah pohon yang rindang. Perjalanan akan dilanjutkan ketika hujan telah reda. Tiba-tiba nabi tersebut merasakan tangannya nyeri. Setelah dilihat, ternyata rasa nyeri tersebut diakibatkan oleh gigitan seekor semut. Nabi tersebut kemudian bangkit berdiri. Saat melihat ke bawah ternyata dia sedang menduduki sarang semut. Tanpa pikir panjang, ia menyuruh rombongannya untuk membakar sarang semut tersebut. Saat mereka hendak membakar sarang itu, Allah SWT mengingatkan sang nabi. Lalu ia berkata, “Hanya karena gigitan seekor semut, engkau akan membakar suatu kaum?” Mendengar itu, sang nabi pun tersadar akan perbuatannya yang salah. Ia lalu merenung bahwa memang benar tak adil jika membakar semua semut hanya karena satu ekor yang menggigitnya. Mungkin si semut hanya mengingatkan bahwa ia telah berbuat salah yaitu dengan menduduki sarangnya. Akhirnya, sarang tersebut dibiarkannya tetap utuh. Hujan pun reda, sang nabi dan rombongannya kemudian melanjutkan perjalanannya. Dari kisah di atas dapat ditarik nasihat bahwa jangan mengambil keputusan baik buruknya keputusan yang diambil. Cerita anak islami ini juga mengajarkan anak-anak untuk tidak perlu takut menegur orang yang melakukan kesalahan. Seperti semut yang menegur sang nabi karena menduduki sarangnya. Cerita Anak Sholeh Cerita anak islami kali ini tentang cerita anak sholeh dan berbakti pada orangtuanya. Dalam cerita ini, dikisahkan seorang anak sudah menjadi ahli surga dan pantas masuk surga. Begini cerita anak sholeh, Di akhirat, setelah penghakiman yang panjang, ada seorang yang menjadi ahli surga, dan dia akan dimasukkan ke dalam surga oleh malaikat yang bertugas. Namun baru sampai pintu surga, orang itu menolak masuk dan membuat malaikat bingung. Penghuni surga “Saya tidak mau masuk, wahai malaikat.” Malaikat “Kamu sudah menjadi ahli surga, kenapa kamu tidak mau masuk ke surga?” Penghuni surga “Aku tadi melihat ayah dan ibuku dibawa ke neraka, aku tidak mau masuk ke surga kalau mereka tidak ikut ke surga juga.” Malaikat “Ayah dan ibumu melakukan banyak dosa di dunia, mereka pantas mendapatkan hukuman di neraka, sedangkan kamu adalah penghuni surga. Ayo, masuk saja!” Penghuni surga “Tidak mau malaikat! Orang tuaku harus ikut ke surga denganku.” Malaikat bingung dengan keadaan ini, akhirnya malaikat membawa kembali ahli surga ini ke hadapan Tuhan dan menjelaskan keadaan yang terjadi. Ahli surga ini kemudian menjelaskan kenapa dia tidak mau masuk ke surga kalau orang tuanya tidak dimasukkan surga juga. Ahli surga “Ya Tuhan, orang tua saya memang banyak berbuat dosa di dunia, namun mereka tak pernah mendidik saya untuk mengikuti kejelekan mereka. Dan saya berhutang budi kepada mereka, saya bisa menjadi ahli surga dan menjauhi perbuatan buruk semata karena mereka yang menyekolahkan saya dan memberikan pendidikan agama, mereka mengeluarkan banyak biaya untuk saya. Jadi kalau Engkau berkenan wahai Tuhan, ajaklah kedua orang tuaku ke surga karena aku berhutang budi kepada mereka.” Tuhan yang Maha Berkasih Sayang akhirnya mengampuni dosa orang tua dari ahli surga ini, mereka kemudian bersama-sama masuk ke surga dan menikmati segala kenikmatan yang tak terhingga selama-lamanya. Inilah yang disebut anak sholeh, anak yang akan menyeret kedua orang tuanya ke dalam surga karena kebaikan orang tuanya di dunia yang memberikan dan mengajarkan kebaikan kepada anaknya. Nah itu dia cerita berhikmah Islami untuk anak yang bisa menjadi kisah inspiratif dan pesan moral bagi si anak. Semoga si kecil terhibur dengan cerita ini ya! Source Kisah& Hikmah. Kisah Nyata Mengharukan : Mahar Terindah Untukku adalah Keislamannya. Qadarullah, saat itu aku mulai kenal Islam lebih dekat. Awalnya saat persiapan skripsi, aku harus "mendadak" jadi anak kost. Tujuanku untuk hemat energi dan bisa lebih konsen dalam mempersiapkan makalah. Kebetulan setelah mencari kos kian kemari, yang– Sebenarnya ini bukan pelajaran soal hutang dan kemampuan membayar. Namun pelajaran tentang wara’ dan kejujuran yang dicontohkan oleh ulama. Kisah ini sungguh mengharukan dan wajar jika membuat kita menitikkan air mata, menyaksikan keteguhan ulama memegang teguh nilai-nilai Islam yang didakwahkannya. Ibnu Sirin. Tabi’in ini merupakan ulama ternama di Basyrah. Ia sangat dihormati karena kedalaman ilmunya serta dimuliakan karena kesungguhan ibadah dan pesona akhlaknya. Ibnu Sirin juga sangat dihormati oleh para pemimpin muslim saat itu. Namun, ia sangat menjaga diri dari mereka. Ahli fikih itu tak mau berdekat-dekat penguasa, apalagi menikmati fasilitas dari mereka. Pernah pemimpin Ibnu Hubairah Al Fazari memberinya hadiah dinar, Ibnu Sirin dengan tegas menolaknya. Ibnu Sirin lebih memilih jalan berdagang untuk mendapatkan rezeki yang halal. Namun sebuah insiden membuatnya menghadapi cobaan berat. Suatu hari ia membeli minyak seharga dinar secara kredit. Ketika memeriksa minyak yang dikirimkan kepadanya itu, Ibnu Sirin terkejut. Ia menjumpai sesuatu yang tak ia sukai pada minyak itu yang dapat menodainya. Ibnu Sirik khawatir minyaknya rusak karena terkena najis. Halaman 1 2Islamyang sampai kepada kita hari ini adalah buah dari usaha dan perjuangan Rasulullah beserta sahabatnya radhiallahu anhum 14 abad. Kisah Yang Selalu Mengharukan. by SatuMedia.Net. in Kisah. Reading Time: 3 mins read A A. A A. Reset. 0. 321. Hikmah Kisah Saief Alemdar. Share Tweet Send Share. SatuMedia.Net Media Satu Untuk Semua
JAKARTA - Kisah-kisah perjuangan yang dilalui Nabi dan Rasulullah merupakan hal yang selalu bisa dipetik hikmahnya dan diambil sebagai pembelajaran. Dari banyaknya kisah yang ada, ada dua kisah menakjubkan tentang hikmah dalam Islam yang tidak ada salahnya kembali pertama datang dari Sayyidina Shuhaib dan Ammar dalam menerima Islam. Berdua, mereka berencana menemui Nabi Muhammad SAW dengan tujuan untuk mendapatkan kesenangannya. Kala itu, Nabi saat itu sedang berada di rumah Arqam. Dari arah berbeda, keduanya sedang dalam perjalanan untuk melihat Nabi dan bertemu di pintu rumah tempat Rasulallah tinggal. Hal yang mengikat mereka bersama adalah penerimaannya terhadap Islam dan keinginan mereka untuk mengabdi kepada Nabi di //Blueprint Nigeria//, Jumat 28/1, ketika mereka menerima dan memahami Islam, jumlah Muslim saat itu sangat kurang dan menderita dari musuh-musuhnya. Mereka harus menanggung masa-masa yang sangat sulit. Sejumlah penganiayaan mereka hadapi, hingga mereka mempertimbangkan untuk bermigrasi. Tetapi, musuh-musuh Islam tidak akan membiarkan mereka pergi begitu saja dan memilih untuk mengganggu mereka lebih jauh. Nabi Muhammad SAW lantas hijrah dari Makkah dan memberi izin kepada para pengikutnya untuk melakukannya malam, dengan berpura-pura akan buang air kecil, Suhayb berhasil melarikan diri dari cengkeraman orang Quraisy dan melarikan diri dengan menunggang kuda. Musuh beberapa saat kemudian menyadari apa yang telah dia lakukan dan berhasil lantas memegang busur dan anak panahnya. Ia berteriak, “Orang-orang Quraisy! Anda tahu, demi Tuhan, bahwa saya adalah salah satu pemanah terbaik dan tujuan saya tidak pernah salah. Demi Tuhan, jika Anda mendekati saya, dengan setiap panah yang saya miliki, saya akan membunuh salah satu dari Anda. Lalu aku akan menyerang dengan pedangku".Seorang juru bicara Quraisy menjawab, "Demi Tuhan, kami tidak akan membiarkan Anda melarikan diri dari kami dengan nyawa dan uang Anda. Kamu datang ke Makkah dalam keadaan lemah dan miskin, dan kamu telah memperoleh apa yang telah kamu peroleh". BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini